Saturday, December 7, 2013

Adakah aku menjawab soalan kamu

Bismillahirahmanirrahim . Alhamdulillah sampai hari ini aku masih di beri peluang untuk menikmati dan merasai nikmat kurniaNya .
Malam ini sunyi . Indah sungguh bandar ini

Sudah berapa hari aku mencari mood seperti ini . Melayan perasaan . Namun harapan aku hampa . Mana mungkin aku bisa berfikir di kala kepala memikirkan keadaan mereka . Ya , aku rindu ummi abah . Rindu pelukan mereka .
Jika bisa , ingin sekali aku berlari menuju mereka . Memeluk dan mengucup pipi mereka . Namun apakan daya
Aku harus menjalani hari hari aku di sini , jauh dari mereka . Hanya doa yang mampu aku titip kan agar mereka baik baik sahaja . Aku pasti , jika aku merindui mereka , mereka jauh lebih merindui aku .

Sejak aku mendirikan rumah tangga , ada sahaja yang menyuruh aku malah mendesak untuk aku berkongsi segala cerita . Bagaimana ia bermula .
Titik perkenalan aku dan dia . Tiada jawapan yang sesuai untuk aku berikan kecuali alhamdulillah , kami jodoh . Hampir 20 tahun aku hidup ,
Allah beri apa yang aku ingini . Allah tidak kejam . Dia menjawab setiap doa aku . Dia membalas setiap titisan air mata aku . Allah
Sukar aku ingati masa lalu . Entah bagaimana rupa tingkah laku aku .
Mungkin kalian lebih mengenali ku . Sedaya upaya aku tinggal kan , aku lupa kan . Aku jatuh dan seolah olah aku lumpuh . Saat itu dan ketika itu, setiap malam aku sujud padaNya mohon ampun . Setiap hari aku berdoa agar Dia hadirkan seseorang untuk menjaga ku . Aku perempuan , mana mungkin aku kuat apatah lagi jauh dari ummi dan abah .

Allah menjawab . Allah hadirkan dia dalam hidup aku . Memang aku akui, kami satu kelas . Tapi sayang nya sebelum ini aku tidak pernah sedar akan kewujudannya . Mungkin saat itu , masanya belum sesuai maka Allah tutup mata aku dari memandangnya .

Seingat aku kali pertama dia menyapaku semata mata hanya menegurku tentang aurat . Dia hanya meminta agar aku menjaga batas pergaulan dan menjaga cara pemakaian . Hari itu , aku seolah olah berbicara dengan cermin kaca  . " buruk sangat kah aku ? Pantas kah aku mendapat teguran seperti itu ?

Hari demi hari . Sedikit demi sedikit dia ubah aku , dia ubah cara pemikiran aku . Dia ubah segalanya tentang aku . Aku tidak kisah akan mulut orang . Ah , mereka berhak berkata kata . Ada sahaja yang kata aku berubah hanya kerana seorang lelaki .

Awalnya begitu . Langkah pertama telah aku mula . Berubah
Hanya tunggu saat ikhlas . Alhamdulillah , lama kelamaan aku ikhlas . Aku betul kan niat . Aku berubah bukan kerana dia . Tapi kerana Allah

Pada awalnya aku sangka dia akan pergi setelah dia berjaya mengubah aku . Tapi sangkaan aku meleset .
Pada satu hari dia bertanyakan aku tentang kahwin muda .

" boleh saya tanya satu soalan ?

" yes , apa dia ?

" apa pendapat awak tentang kawin muda ?

" hmm . Entah lah , dulu sebelum saya berubah jadi macam ni saya sangat tentang kalau orang nak kawin muda ni . Mana taknya , lepas kawin nak bagi makan apa ? Nak nak kalau tiba tiba dapat anak ? Haaa kan susah . Tapi sekarang , bila berada di jalan Allah ni saya rasa , remaja memang perlu kepada kawin muda . Sebab zaman sekarang , maksiat berleluasa . So why not , saya tak kisah kalau kawin muda as long as mak ayah bagi restu .

Itu sahaja soalannya , habis di situ .

Pada suatu malam , ketika berbual dalam telefon dengan abah nun jauh  di sana , aku bertanya kan soalan yang sama . Di sebab kan abah aku seorang yang jenis strict orangnya , maka aku membuat nada seolah olah aku sedang bergurau .

" abah , ateh nak tanya satu soalan , tapi abah jangan lah marah yeeee. Ateh cuma nak tahu

" ya , apa dia pulak ni ?

" apa pendapat abah tentang kawin muda ?

" hmm , abah tak halang kalau awak nak kawin muda asalkan ekonomi tu dah stabil . Abah cuma risau awak tak boleh nak survive after nikah .

Dia menjawab soalan aku . Satu gurauan seolah olah bertukar keadaan.
Kali ini abah betul betul maksudkannya .
Aku kenal abah . Dia tidak suka bergurau tentang perkara yang dia anggap serius .

Yes , aku dah tahu apa masalah orang orang tua . Apa masalah mereka menghalang anak anak untuk kawin muda . Duit

Satu hari , aku tidak pasti tarikhnya . Aku adakan mesyuarat tergempar dengan suami ku  , saat itu masih belum bergelar suami .

Dihadiri oleh orang ketiga . Teman sekelas ku . Orang yang aku percaya
Ketika itu di dalam perpustakaan .

" awak , awak tahu tak . Orang orang tua ni dia tak bagi kawin awal sebab dia risau anak dia makan pasir lepas nikah , so kalau awak nak kawin awal , awak fikir lah macam mana nak dapat duit .

" kita dah tubuhkan humaira collection . So kita usahakan perniagaan tu . Cukup duit yang kita target kita kawin ?

" haa ? awak nak kawin dengan saya ? Biar betul .
Saya ni baru berubah ,
Saya rasa awak perlukan perempuan yang baik dan boleh jadi isteri yang taat kepada awak kot and perempuan tu bukan saya .

Dia tidak menjawab . Dia hanya diam membisu tanpa kata .
Perasaannya terus di pendam biar jadi luka . Bagi dia , cinta tak perlu di luah .

Malam ke esokannya aku mendapat panggilan dari kelantan , ummi .

" ayah zaid call abah tadi .

" hah ? Betul ? Dorang cakap apa ?

" ayahnya kata nak masuk meminang .

" bila ?

" raya puasa nanti .

" abah cakap apa ? Aku mula gelabah

" abah setuju .

Senang nya . Macam tu saja ?

Ya allah , senangnya allah buka jalan . Ummi abah tidak pernah beri kelulusan untuk berkahwin sebelum anak anaknya genggam ijazah .
Tapi kali ini ? Apa aku mimpi ?

Di cubit cubit pipi ditampar tampar dahi . Kenyataan . Realiti

Alhamdulillah , kami bertunang . Aku dan dia selalu fikir bagaimana untuk cari duit . Tak nak susahkan ummi abah

Kami menabung , itu cadangan daripada dia . Dia hadiahkan aku satu tabung . Dia kata , setiap hari kita menabung . Sehari seringgit .
Tiap tiap hari tabungnya di isi . Aku dan dia , seringgit seorang . Sehari dua ringgit . Sebulan enam puluh . Cukup bulan dia bank in kan dalam bank . Jualan jubah humaira collection memberansangkan . Alhamdulillah , kadang kadang kami dapat rm700 seminggu untung bersih . Usaha dan tawakkal . Allah memang buka jalan seluas luasnya untuk kami kawin .

Dalam tempoh bertunang . Aku risau , banyak yang perlu aku dan dia bicarakan hingga terkadang mengundang fitnah .

Aku pernah berkata

" kita dalam tempoh bertunang . Syaitan bertungkus lumus supaya masjid tidak akan terbina . Dan , saya tak nak jadi fitnah kepada awak .

Teman sekelas ku sering menjadi mangsa . Perlu ke hulu ke hilir bersama aku . Bimbang dengan kata kata orang , apatah lagi aku juga tidak mahu menjatuh kan imej mereka yang bertudung labuh .

Syukur tak terhingga . 22hbNovember tarikh bersejarah kami .
Penat lelah kami kumpul duit . Penat lelah kami menjaja jubah sana sini. Sibuk belajar lagi , dia sibuk dengan tugas MPP lagi , aku dengn JPK lagi . Tapi tak ada halangan untuk kami . Dia selalu pesan , kalau kita nak pasti tak ada alasan . Pointer dia naik banyak , pointer aku turun 0.01 , tapi tak apa  . Ummi abah nampak usaha kami . Mereka benarkan kami bernikah seawal usia 19 tahun . Allahu rabbi

Dari awal aku dan dia , kami tidak pernah bercinta . Dia menganggap aku sahabat . Dan aku menganggap dia adalah anugerah . Anugerah dari Allah . Perberian Allah , mana mungkin aku sia sia kan .

Allah beri aku menikmati perubahan . Aku sudah cukup gembira
Dia beri aku bonus , suami persis nya . Syukur
Jutaan terima kasih kepada Allah pun belum cukup . Aku bahagia Allah

Hari pernikahan ku di penuhi dengan tangisan ummi abah . Tangisan mertuaku . Tangisan adik beradik
Benar kata Kak Deq , saat aku sah bergelar seorang isteri dan dia sebagai seorang suami . Seolah olah satu beban hilang . Pintu maksiat tertutup . Ya allah  , allahu akbar

Hidup aku tidak berubah begitu banyak . Aku masih sama cuma komitmenku bertambah . Tapi aku cukup selesa kerana di saat remaja masih sibuk menghabiskan masa , aku sibuk menjalankan tugas ku sebagai isteri . Masa ku terhad , yang penting ia tidak berlalu dengan sia sia .

Aku teringat kata katanya selepas beberapa minit kami sah bergelar suami isteri

" saya dah lama perhati kan awak . Saya suka awak , buktinya saya nikahi awak.

" terima kasih awak sebab terima saya bukan kerana masa silam saya . Tetapi terima saya kerana saya yang sekarang

" kalau bukan awak yang dulu , awak tak akan jadi awak yang sekarang kan ? Hidungku di tarik . Dia tersenyum

Berderai air mata gugur .

" jangan menangis ye , saya cinta awak sampai syurga .