Friday, November 29, 2013

Jatuh cinta dengan suami . Boleh ke ?

Sedang aku melangkahkan kaki masuk ke dalam train .
Aku berpakaian serba hijau . Aku dan dia . Sedondon
Sama persis mereka yang sedang hangat bercinta .

Aku pandang kiri . Ku lihat kanan . Ahh , train ini selalu penuh
Orang seperti aku memang tidak layak untuk duduk .

Mata aku terpaku melihat seorang wanita tua . Khusyuk membaca
Entah buku tajuk apa pun aku tidak pasti .

" ai tengok apa ?

Terkejut . Seolah olah aku baru sedar dari lena .

"Haaa ? Tak ada apa pun . Tu haaa saya tengok mak cik tu , rajin baca buku .

" awak suka menulis kan ?

" ye , kenapa ?

" awak percaya tak dalam masa beberapa tahun lagi orang ramai akan pegang buku yang awak tulis tu ? Buku hasil tulisan tangan awak sendiri  .

" haaa . Tipu lah , tulisan tangan saya tak seberapa . Sekali baca pun sudah mual . Bosan , kalau ada orang yang sudi baca buku saya pun mungkin sorang je . Awak

Ya , tulisan tangan ku tak seberapa . Sudah beberapa minggu tulisan tangan ku di hantar dengan harapan ia bakal di terbitkan . Tiada maklum balas , aku hampir putus asa untuk menulis lagi

" awak , sekurang kurangnya awak cuba kan ?

" ye , saya usaha .

Terdetik dalam hati , benar katanya . Biar orang tak nampak tapi sekurang kurangnya aku cuba . Usaha . Berharap walaupun aku sendiri tak tahu sampai bila .

" lapar tak ?

" hmm , lapar .

" kita makan tepi jalan nak ?

" hee , kfc depan tu . Jom

" haish . Baik lah cik isteri

Ikut kan dia memang nak saja makan tepi jalan aku memang perempuan yang mengada . Kesian , dia selalu kena ikut kan aku

Keluar saja dari kfc . Dia tarik tangan aku ke gerai depan . Gerai steamboat . Gemar betul dia dengan makanan sebegitu

Alhamdulillah . Allah beri aku nikmat kenyang di saat ramai lagi saudara ku kelaparan .

Kali ini kaki melangkah masuk ke dewan . Aku dan dia perlu mengambil baju untuk di pakai di program anjuran menteri besar selangor .
Masuk sahaja dewan  . Mata ku terbeliak besar
Jamuan makan ? Aku mula heran

" awak , en hakim tak cakap pun ada jamuan makan bagai . Dia kata suruh ambil baju je .

" entah . Hakim tu memang pelik , dari dulu . Saya dah lama bengang dengan dia sejak hari tu , orang call tapi tak reti reti nak angkat .

" tak apa lah . Biarkan je dia , awak makan ea , saya kenyang

Dalam dewan , taklimat program di beri
Jelas mukanya tidak fokus . Langsung tak
Dia hanya banyak ketawa . Entah apa yang melucukan pun aku tak tahu

" afaf , sahabat sejati macam mana ?

Terus dia angkat tangan ke atas , memuncungkan mulut sambil menyebut " buubububububu "

Itu trademark kami , sahabat sejati .

Kebiasaannya apabila telingaku mendengar trademark tersebut aku akan ketawa . Tapi kali ini , tumpuan ku pada taklimat . Mana mungkin aku menganggap itu satu perkara yang melucukan

Tapi , aku serba salah .

" awak , boleh saya tanya satu soalan ?
" apa dia ?
" kalau awak buat lawak tapi saya tak gelak , saya dapat dosa tak ?

Tanganku dipegang erat . Di hadapan khalayak ramai aku tunduk tanda malu . Dia hanya mengukir senyuman

" tak , awak tak dosa . Saya tak marah kalau awak tak gelak

Aku hanya mampu tersenyum tanda lega .

Habis taklimat . Tepat pukul 10 malam
Keluar sahaja dewan , dia membuka kata

" sekarang dah lambat , nak naik train pun tak sempat

" entah lah , check in hotel jelah . Nak call ummi pun takut dia penat nak datang ambil

" haish , tak ada benda lain dia fikir . Hotel jee , jom lah kita jalan jalan dulu sambil fikir macam mana nak balik

" baik sahabat .

Tak sampai lima belas minit berjalan , kasut aku kopak . Kaki aku luka

Dia dukung pergi masjid . Aku dan dia duduk di situ
Kami sembang . Cerita itu dan ini .

Indah sungguh . Bahagia

Ya allah , aku jatuh cinta . Jatuh cinta dengan dia
Dan itu satu rasa yang bukan sia sia . Kan ?

Dari jauh cahaya lampu kereta pak lang mematikan perbualan kami

" kesiannya kamu berdua . Dari pukul berapa keluar ?
" tengahari tadi haaa .
" zaid , suruh lah abah belikan kereta . Hadiah perkahwinan kamu

Zaid , dia hanya diam . Aku sendiri pun malas membuka kata .
Bagi aku , aku tidak pernah kisah akan sebuah cerita hidup yang susah .
Mendapat sesuatu dari apa yang di usahakan sendiri rasanya lebih bermakna .

Aku percaya , suatu hari Tuhan pasti beri kesempatan itu .
Kadang kadang bila kita rasa kita susah , kita akan lebih menghargai hidup . Bukan kami tidak mampu , tapi kami memikirkan sesuatu yang lebih penting daripada itu

1 comment:

  1. syg.. akk drop tears baca ur entry...
    semoga bahagia till jannah :')

    ReplyDelete